Jumat, 13 September 2013

tugas club med

STUDI KASUS : CLUB MEDITERANIAN, MANFAAT EKONOMI BAGI NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG

TOPIK DISKUSI

Apakah manfaat dan masalah ekonomi yang ditimbulkan dari Club Med terhadap :
a. Negara dengan perekonomian maju (Seperti Italia dan Amerika Serikat)?
b. Negara dengan perekonomian sedang berkembang
Jawaban :

      Menurut saya dari wacana / artikel yang telah diceritakan disana sangat menarik. Karena dampak ekonomi dari pemasaran Club Mediterania ini sangat bagus. Karena bisa merangsang pertumbuhan ekonomi yang ada dipedesaan. Baik itu secara langsung (Direct Effect), tidak langsung (Indirect Effect), dan ikutan (Induced Effect). karena jumlah tamu yang datang banyak dan biaya yang dikeluarkan oleh si tamu tersebut dianggap pendapatan bagi yang lain. Dan bisa dikatakan efek pertama yang dirasakan langsung adalah sipemilik hotel, karena jumlah tamu yang datang semakin meningkat dan banyak. Selain itu tidak hanya dirasakan oleh sipemilik hotel, karyawan juga ikut merasakan pendapatan service bertambah karena pengeluaran yang dikeluarkan oleh si tamu tersebut merupakan pendapatan bagi yang lain. Jadi banyak karyawan yang diperkejakan, jadi bisa menekan angka pengangguran dan juga pastinya dapat meningkatkan jumlah pendapatan penduduk suatu negara, jumlah pendapatan bagi negara juga seperti hal nya dari pajak. 

     Dan tidak sampai disitu saja, pengeluaran yang dikeluarkan oleh tamu juga dirasakan oleh pihak Induced yang menjadi pendapatan / keuntungan untuknya, seperti toko oleh – oleh, toko kerajinan tangan, dan lain – lain. Jadi menurut saya, dengan adanya kegiatan pariwisata dipedesaan disemua negara pasti akan merangsang pertumbuhan ekonomi didesa tersebut, sehingga warga disekitar dan didesa tersebut dapat merasakan manfaatnya. Sehingga masyarakat didesa tersebut akan lebih memperhatikan lagi tentang pariwisata ditempatnya khususnya bagi lingkungan dan alam sekitar.

Manfaat Club Mediterania bagi perekonomian negara maju & berkembang :
  1.   Merangsang pertumbuhan ekonomi pariwisata dipedesaan dan meningkatkan kegiatan pariwisata didesa – desa atau yang sekarang kita kenal / sebut sebagai “Desa Wisata”.
  2.  Meningkatkan pendapatan bagi masyrakat pedesaan dan juga bagi negara, karena sebagai sumber devisa untuk negara tujuan destinasi
  3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyrakat lokal tersebut.
  4. Memperkuat nilai tukar mata lokal terhadap mata uang asing 
  5. Dapat mengurangi barang – barang import


Masalah – masalah ekonomi, sosial, dan budaya yang ditimbulkan :

      Kebocoran devisa / ekonomi, karena yang kita baca dari cerita diatas bahwa Club Mediterania dimiliki oleh orang Perancis. Jadi jika ada tamu Perancis yang menginap disana maka perputaran pengeluaran sitamu yang dianggap pendapatan oleh pihak lain akan berputar disekitar itu saja dengan kata lain akan kembali ke Perancis juga. Sedangkan Local People hanya terkena sedikit saja keuntungan dari dampak pariwisata yang dilakukan oleh Club Mediterania.

            Pengkikisan / pergesaran budaya, jika telah terjadi kegiatan pariwisata dipedesaan tidak menutup kemungkinan akan teradi pergesaran budaya, sehingga untuk para pemuda / pemudi bangsa Indonesia ini harus ditumbuhkan rasa Nasionalisme terhadap bangsa, dan tidak meninggalkan tradisi dari masing – masing budaya, karena itu adalah jati diri kita sebagai bangsa Indonesia.

            Rusaknya Moral, seperti yang kita ketahui, bahwa dampak dari wisatawan asing yang berkunjung dan melakukan pariwisata dipedesaan ataupun diperkotaan, pasti banyak pemuda / pemudi bangsa Indonesia yang sudah mulai mengikuti trend disana, seperti menggunakan pakaian yang sangat minim, banyak yang tidak sopan santun lagi terhadap yang lebih tua, dan wejangan dari tradisi masing – masing budaya sudah mulai sedikit – demi sedikit ditinggalkan. Dan banyak sekali tempat – tempat di beberapa tempat destinasi wisata tempat prostitusi, itu pun akibat negatif yang ditimbulkan. Miris sekali bukan, negara ini yang terkenal akan kesopan santunnannya dan ramah tamanya dan kental akan tradisi adat dan kepercayaan agama masing – masing diwilayah Indonesia ini.

Sabtu, 07 September 2013

Tugas Ekonomi Pariwisata 2 DEVISA DAN EFEK BERGANDA

1.    Buatlah suatu diagram/gambar/Flowchart yang memperlihatkan bagaimana devisa dari sektor pariwisata mengalir masuk dan keluar dari sebuah negara.

Jawaban :









2. Buatlah sebuah diagram/gambar yang memperlihatkan pola pengeluaran wisatawan di suatu daerah tujuan wisata untuk komponen-komponen :
Tranportasi
Cinderamata
Makan dan minum
Tour



3. Apabila seorang wisatawan mengeluarkan biaya makan dan minum sebesar Rp.5.000,- perhari, sementara ia berada di daerah tujuan wisata tersebut selama 5 hari, sedangkan pengusaha makan dan minum mengeluarkan biaya Rp.3.350,- untuk keperluan lainya, pada tingkat selanjutnya dikeluarkan biaya lanjutan Rp.2.150,- yang mengakibatkan timbulnya pengeluaran ikutan Rp.1.475,- . Berapakah Efek Berganda yang ditimbulkan oleh pengeluaran wisatawan di daerah tujuan wisata tersebut, dari kegiatan makan dan minum tersebut ?
 jawaban :
  • diketahui :  
  • biaya makan dan minum selama 5 hari  : 25.000
  • pengeluaran pengusaha                         : 3.350
  • biaya lanjutan                                       : 2.150
  • pengeluaran ikutan                                : 1.475
A.  maka metode koefesien berganda
  • K   =   Y  
  •             E
Y = Pengeluaran total akibat pariwisata
E = Pengeluaran awal wisatawan

K = 25.000 + 3.350 + 2.150 + 1.475            =   1,279  = 1,3 X
                         25.000

B.        Koefisien Efek Berganda Pendapatan Ortodoks

            M = DS+IS+Ids
                           DS
Keterangan :
                        DS = Pengeluaran langsung
                        IS  = Pengeluaran tidak langsung
                        Ids = Pengeluaran ikutan
Jawab :

M = 3.350 + 2.150 + 1.475     
                         3.350

    = 6.975    = 2,08 X
       3.350

C.    Efek Berganda Pendapatan Nir Ortodoks (Unorthodox)

        M = DS+IS+Ids    
                       E
Keterangan :
                        DS = Pengeluaran langsung
                        IS  = Pengeluaran tidak langsung
                        Ids = Pengeluaran ikutan
                        E    = Pengeluaran awal wisatawan
Jawab :

M = 3.350 + 2.150 + 1.475   
                 25.000

    = 6.975   = 0,3 X
       25.000




Jumat, 06 September 2013

tugas ekonomi pariwisata bab 1

1.)    Apa saja komponen-komponen Neraca Pembayaran ?

Jawaban :
Neraca Pembayaran terdapat komponen - komponen Neraca Perdagangan yang antara lain adalah kegiatan ekspor, impor, pengeluaran wisatawan di luar dan di dalam negeri, investasi dan perdagangan emas  dan dapat lebih rinci dijelaskan komponen-komponen neraca pembayaran adalah sbb :
Komponen neraca pembayaran
Neraca pembayaran luar negeri suatu negara terdiri atas:

1. Transaksi berjalan
Transaksi berjalan atau neraca lancar merupakan gambaran ringkas mengenai nilai transaksi barang dan jasa suatu negara dalam kurun waktu satu tahun. Neraca lancar terdiri atas:
a.       Neraca perdagangan.
Digunakan untuk mencatat nilai transaksi ekspor dan impor barang selama satu periode. Ekspor barang dicatat dalam transaksi kredit sedangkan impor barang dicatat dalam transaksi debit. Apabila ekspor melebihi impor, negara tersebut mempunyai surplus neraca perdagangan atau mempunyai saldo positif dalam investasi luar negeri. Sebaliknya, jika impor melebihi ekspor, negara tersebut mempunyai defisit neraca perdagangan atau memperoleh pengurangan investasi luar negeri.

b.      Neraca jasa.
Neraca yang menggambarkan selisih antara ekspor jasa dan impor jasa. Neraca jasa termasuk kategori neraca berjalan atau Current Acount Neraca jasa Indonesia selalu mengalami defisit dan defisitnya lebih besar dari surplus pada neraca perdagangan. Neraca jasa juga Dapat dikatakan Merupakan kegiatan jasa yang diselenggarakan suatu negara untuk luar negeri serta yang diterimanya dari luar negeri. Nilai kegiatan jasa meliputi jasa pengangkutan, asuransi, perantara perdagangan, perbankan, dan pariwisata.

c.       Neraca nonbalas jasa atau transfer payment.
Neraca ini digunakan untuk mencatat transaksi yang bukan merupakan balas jasa. Misalnya Indonesia memberikan atau menerima hibah maka akan dicatat dalam neraca nonbalas jasa.

Neraca modal
   Neraca modal atau Capital Account merupakan selisih antara aliran modal masuk dan modal keluar. Selama masa krisis ekonomi terlihat neraca modal Indonesia negatif karena banyaknya arus modal jangka pendek ke luar negeri.
Dan juga  Neraca modal merupakan neraca yang digunakan untuk mencatat semua penerimaan dan   pembayaran, seperti bunga, dividen, upah tenaga kerja asing, serta hadiah (grants).

 3.  Neraca penyeimbang
    Merupakan rekening penyeimbang atas transaksi berjalan yang mengalami surplus maupun defisit.Dengan adanya rekening penyeimbang ini, jumlah total nilai sebelah kredit dan debit dari neraca pembayaran akan sama.

Selisih perhitungan
  Adanya ketidaklengkapan informasi dan atau transaksi yang tidak tercatat menyebabkan saldo neraca pembayaran tidak sama. Transaksi yang tidak tercatat akan dimasukkan ke dalam bagian selisih pe rhitungan.

5. Neraca Moneter (lalulintas moneter).
Transaksi moneter sering disebut juga dengan accommodating sebab merupakan transaksi yang timbul akibat dari transaksi lain. Sedangkan transaksi lain itu sering disebut autonomous sebab transaksi ini timbul dengan sendirinya, tanpa dipengaruhi oleh transaksi lain.

2.)Sebutkan akibat-akibat yang ditimbulkan oleh kegiatan pariwisata terhadap Neraca Pembayaran suatu negara ?

Jawaban :
Pariwisata dapat menurunkan defisit yang dialami negara
Pariwisata dapat menurunkan surplus pembayaran negara
Pariwisata dapat menambah jumlah surplus neraca pembayaran negara
Pariwisata dapat menambah defisit yang dialami negara

3)Apa saran anda mengenai tindakan yang perlu diambil untuk mengurangi defisit Neraca Wisatawan ?

Jawaban :
Saran saya adalah sebaiknya pemerintah melakukan beberapa tahapan seperti contohnya :
Langkah pertama  yang diambil untuk mengurangi defisit bisa dengan cara menekan laju jumlah warga suatu negara yang ingin berpergian atau mengunjungi negara lain, dengan cara menaikan biaya fiscal sebesar 9 kali lipat dari biaya fiscal sebelumnya. dan upaya selanjutnya dari pihak negara tersebut agar lebih meningkatkan promosi pariwisata dan melakukan pengembangan dan pemeliharaan terhadap DTW  atau kegiatan lainnya yang dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke negara tersebut. sehingga tercapainya target jumlah wisatawan yang berkunjung ke negara tersebut maka dengan sendirinya akan menyeimbangkan neraca pembayaran.
Memperbaiki sistem sarana transportasi yang ada, sehingga dapat menunjang efektivitas dan efisiensi wisatawan saat berkunjung. Misalnya dengan memperbaiki loket-loket sarana transportasi serta alat transportasinya.
Mengadakan sosialisasi mengenai cinta produk dalam negeri

4.) Carilah masing-masing sebuah contoh dari Neraca Pembayaran dan atau Neraca Wisatawan, lalu buatlah pendapat atas neraca-neraca tersebut ?

Jawaban :

contoh dari Neraca Pembayaran


Neraca Pembayaran seimbang, surplus atau deficit

Dibawah ini contoh sederhana terjadinya surplus atau deficit neraca pembayaran:
Ekspor + 400
Impor - 600
Neraca Perdagangan - 200
Ditutup dengan Pinjaman Akomodatif + 200
Saldo 0
Contoh di atas menunjukkan Negara mengalami deficit sebesar 200 yaitu sebesar pinjaman akomodatifnya.

Ekspor + 400
Impor - 600
Neraca Perdagangan - 200
Ditutup dengan Pinjaman Otonomi + 100
Pinjaman Akomodatif + 100
Saldo 0
Contoh diatas menunjukkan bahwa Negara mengalami deficit sebesar 100, yaitu sebesar pinjaman akomodatifnya.
Pinjaman akomodatif adalah pinjaman yang berkaitan dengan kelebihan impor.
Pinjaman otonomi adalah pinjaman yang tidak berkaitan dengan impor.

Ekspor + 400
Impor - 600
Neraca Perdagangan - 200
Pinjaman Otonomi + 125
Pinjaman Akomodatif + 25
Cadangan/stock nasional + 50
Saldo 0
Contoh diatas menunjukkan bahwa Negara mengalami deficit sebesar 75, yaitu sebesar pinjaman akomodatif 25 dan penguragan stock nasional 50.

Ekspor + 800
Impor - 500
Neraca Perdagangan + 300
Ditutup dengan Cadangan/ stock nasional - 100
Pinjaman Otonomi + 125
Pinjaman Akomodatif + 75
Saldo 0
Contoh diatas menunjukkan Negara mengalami surplus sebesar 175, yaitu sebesar pengurangan pinjaman akomodatif 75 dan cadangan nasional sebesar 100.

menurut pendapat saya :
1. Negara mengalami deficit jika terjadi kelebihan impor dan kelebihan tersebut menambah pinjaman akomodatif dan mengurangi cadangan nasional. Jika hal ini terjadi maka Negara yang mengalami deficit total (contoh 3). Sedangkan 1 dan 2 negara mengalami deficit biasa, krna untuk menutup kelebihan impor hanya dengan menambah pinjaman akomodatifnya.
2. Negara mengalami surplus jika kelebihan ekspor dan kelebihan tersebut digunakan untuk mengurangi pinjaman akomodatif dan menambah cadangan nasional.


Contoh dari Neraca Wisatawan



Sektor pariwisata (jasa travel) mencatat surplus sebesar USD413 juta selama Triwulan II-2010, lebih tinggi dibanding periode sebelumnya (surplus USD364 juta). Peningkatan surplus tersebut akibat naiknya pengeluaran devisa wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia, yaitu dari USD1.617 juta menjadi USD1.771 juta, melampaui kenaikan pengeluaran devisa wisatawan nusantara (wisnus) di luar negeri, yaitu dari USD1.253 juta menjadi USD1.358 juta.
  
Menguatnya pemulihan perekonomian dunia diduga turut mendorong kenaikan jumlah kedatangan wisman (inbound traveler) ke Indonesia. Inbound traveler yang berkunjung ke Indonesia pada Tw.II-2010 mencapai jumlah 1.794 ribu orang, naik dari periode sebelumnya (1.642 ribu orang). 

Kenaikan jumlah kedatangan turis tersebut diperkirakan juga terkait dengan penyelenggaraan sejumlah kegiatan pariwisata bertaraf internasional, antara lain Tour de Singkarak di Sumatera Barat pada awal Juni 2010 yang diikuti peserta dari 16 negara serta International MICE-meetings, incentives, conventions, exhibitions- and Corporate Travel Mart (IMCTM) di daerah wisata Senggigi lombok, Nusa Tenggara Barat pada 6-9 Mei 2010 yang diikuti peserta dari Australia, China, Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan. 

Seperti periode sebelumnya, inbound traveler dari Malaysia masih mendominasi dengan pangsa 18,54% dari total kedatangan turis ke Indonesia, diikuti oleh Singapura (17,81%), dan Australia (10,67%). Bali (pangsa 33,79%) masih menjadi daerah tujuan wisata favorit bagi para turis selama berkunjung ke Indonesia, diikuti selanjutnya oleh Jakarta (28,50%), dan Batam (14,14%).
 
Bersamaan dengan peningkatan jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia, selama periode laporan
jumlah outbound traveler (wisatawan nusantara) yang berkunjung ke luar negeri juga meningkat, yaitu dari 1.486 ribu orang menjadi 1.611 ribu orang. Negara-negara di kawasan ASEAN masih menjadi daerah kunjungan utama wisatawan nusantara selama triwulan II-2010, yaitu Singapura (pangsa 31,49%), Malaysia (27,54%), dan Thailand (5,02%). Sementara untuk di luar kawasan ASEAN, daerah tujuan utama
wisnus adalah Australia (pangsa 8,36%) dan Amerika Serikat (3,61%).



Kamis, 23 Februari 2012

proses perencanaan proyek


PERENCANAAN PENINGKATTAN PENJUALAN MAKANAN ORGANIK (SEHAT) DALAM F&B DEPARTMENT.

Perencanan :
Menggalangkan atau menggencarkan pemasaran penjualan makanan organik ke para pelanggan. Khususnya pelanggan anak-anak dan pelanggan lanjut usia,agar kondisi badan mereka tetap sehat dalam masa pertumbuhan maupun masa lanjut usia.

Sasaran :
Mengurangi tingkat penyakit yang akan beredar di kalangan pelanggan, khusus nya anak-anak yang di masa pertumbuhan dan para lansia dimana pada usia ini sangat rentan terkena penyakit.agar badan mereka tetap sehat dan dapat hidup lebih lama. Mengajarkan dan membiasakan  hidup sehat terhadap para pelanggan. Meskipun harga makanan organic lebih mahal daripada makanan biasa, tetapi manfaat yang dapat di ambil dari makanan organic sangat lah besar. Dan keuntungannya bagi diri sendiri sangat lah besar.

Proses  perencanaan proyek :
  • Menentukan sasaran
Para konsumen  menginginkan makanan yang sehat dan berkualitas dan pasti juga makanan tersebut harus enak dan bentuknya (tampilannya) juga menarik untuk menarik perhastian pelanggan. Dan kualitas makanan harus selalu di perhatikan agar mengecewakan tamu.
  • Menentukan spesifikasi (cara mencapainya)
Menerapkan cara hidup sehat bagi para konsumen, menggalakan promosi besar_besar ran dan membuat taster yang menarik agar pelanggan tertarik untuk membeli product ini dan tertarik untuk mencoba pruduk ini. Memberikan pengertian kepada para pelanggan bahwa makanan organic sangat sehat dan berkualitas untuk kesehattan diri para pelanggan masing-masing.
  • Menetukan dimensi waktu
Dalam pencapaian target di FB department tentang penjualan makanan organic ini adalah survey membuktikan bahwa makanan organic adalah makanan sehat yang bebas dari bahan atau zat kimia yang dapat membahayakan tumbuh diri manusia yang memakannya,dan survey membuktikan apabila manusia memakan secara rutin makanan organic ini maka hidup atau usia manusia dapat bertambah 2-3 tahun kemudian. Dan dalam penjualan makanan organic ini FB department harus menjual makanan ini dalam target 5 bulan kedepan.
  • Menentukan dimensi biaya
Dalam FB Department menetapkan anggaran harus di lakukan dengan cermat, jika anggaran yang di berikan tidak sesuai dengan yang di butuhkan maka, akan fatal akibatnya
  • Modal awal                 : Rp. 200.000.000
  • Bahan makanan          : (Rp. 60.000.000)
  • Biaya promosi             : (Rp. 15.000.000)
Total                                        : Rp. 125.000.000
Sisa dari anggaran yang di berikan akan di masukan kedalam kas restaurant karena jika ada hal – hal yang mendesak maka uang ini bisa di pergunakan kembali.

  • Realisasi rencana menjadi tindakkan nyata
Semua perencanaan sudah di catat dan sudah dibaca dan di periksa kembali oleh para pejabat tinggi lainnya dan sudah di setujui anggaran pembiayaan nya. Dari modal sampai biaya promosi untuk menjual produk makanan organic ini. Tinggal di laksanankan dengan baik agar hasil nya sesuai dengan apa yang di harapkan.
  • Memonitoring pelaksanaan kegiatan itu dengan perencanaan semula
Pelaksanaan kerja harus ada yang mengontrol agar hasil maksimal dan memuaskan.dan hasil kerja selesai pada wadan hasilnya sesuai dengan apa yang di rencanakan semula.

Senin, 19 Desember 2011

kuliah online LAEADERSHIP

1, Many definitions of leadership that illustrates the assumption that leadership is associated with the process of influencing people both individuals and society. In this case, by deliberately influencing the person to another in the arrangement of activities and relationships within the group or organization. John C. Maxwell said that the essence of leadership is to influence or gain followers.

A. BASIC PRINCIPLES OF LEADERSHIP
Principle, as a paradigm consists of several main ideas based on personal motivation and attitude and has a strong influence to build itself or organization. According to Stephen R. Covey (1997), the principle is part of a condition, the realization and consequences. Perhaps the principle of creating trust and runs as a
compass / instructions that can not be changed. The principle is a central or main source of life-support system that is displayed in 4 dimensions such as safety, guidance, attitude wise, and strength.

TASK LEADER
        a. As it relates to employment
• Taking the initiative
• Set the pace and direction
• Provide information
• Provide support for
• Give thought
• Taking a conclusion

b. Related to the cohesi
veness of the members:
• Encouraging, friendly, receptive
• Be reconciled
• Capable of opinion change and adapt
• Facilitate the implementation of the task
• Provide rules

2. Leadership is the ability to influence and motivate others to do things according to common goals. Leadership involves influencing the process in setting organizational goals, motivate followers to achieve the goals of behavior, affect to improve the group and its culture. While power is the ability to influence others to do what the other side wants. "The Art of Influencing and directing meaninsuch away to abatain Their willing obedience, confidence, respect, and loyal cooperation in order to accomplish the mission". Leadership is the art to mempengaruhidan move people - people in such a way as to obtain compliance, trust, respect, and cooperation liberally to accomplish the task



3. leader tasks
  
Leaders work with others
A leader is responsible for working with others, one with his superiors, staff, coworkers or other superiors in the organization as well as people outside the organization.

The leader is responsible and accountable (akontabilitas).
A leader is responsible for preparing the task of running tasks, conduct evaluations, to achieve the best outcome. Leaders are responsible for the success of his staff without failure.

Leaders balance the achievement of objectives and priorities
     
Leadership process is limited resources, so leaders must be able to arrange tasks by priority precedence. In efforts to achieve the goals leaders must be able to delegate his duties to the staff. Then the leader must be able to manage time effectively, and solve problems effectively.

Leaders have to think analytically and conceptually
A leader must be an analytical and conceptual thinker. Furthermore, can identify the problem accurately. Leaders must be able to decipher all the work becomes more apparent and its relation to other work.
 
The manager is a mediator
Conflict always happens on every team and organization. Therefore, leaders must be able to become a mediator (arbitrator).

The leader is a politician and diplomat
A leader must be able to take and compromise. As a diplomat, a leader must be able to represent the team or organization.

Leaders make tough decisions
A leader must be able to solve the problem


Leadership duties
Based on the understanding that leadership is a process of influencing behavior that contain indications of a series of tasks that need to be undertaken by a leader is to: 1) Generating trust and loyalty of subordinates; 2) Communicate ideas to others; 3) With various ways to influence others; 4) A was a great leader who was admired and fascinating and proud of his subordinates (Wahjosumidjo 2002: 40). Wahjosumidjo also noted 4 (four) kinds of important tasks of a leader are: 1) Define the organization's mission and role. The mission and role of the organization can be formulated properly if a leader first understand the structural assumptions of an organization. 2) The leader is the embodiment of organizational goals.
In this task a leader must create policies to the order or decision of the means to achieve planned goals. 3) Maintaining the integrity of the organization. Leaders tasked to maintain the integrity of the organization in coordination and control in two ways, namely through the authority, rules, literally, through meetings, and special coordination terhadapberbagai regulations. 4) Controlling the internal conflict going on within the organization

4. Leadership Style

 
understanding of leadership styles
Leadership style, basically implies as an embodiment of a leader's behavior, which concerns his ability to lead. Embodiment is typically formed of a pattern or shape. Understanding such a leadership style is consistent with the opinion delivered by Davis and Newstrom (1995). Both leaders stated that the overall pattern of actions such as the perceived or referred by subordinates is known as a style of leadership.

 
Leadership style of a leader, can basically be explained through the following three streams theory.

1. Genetic Theory (Descendants). The essence of the theory states that "Leaders are born and nor made" (the leader was born (talent) rather than created). The adherents of this theory explores the flow of opinion that a leader will be the leader because he had been born with the talent of leadership. In circumstances which, however, someone placed because he has destined to be a leader, he would occasionally arise later as a leader.

2. Social Theory. If the first theory is a theory on the extreme on one side, then even this theory is an extreme on the other side. The core flow of social theory is that "Leaders are made and not born" (it was made or educated leaders rather than natural). So this theory is the core of the reverse genetics theory. The adherents of this theory explores the notion that anyone can become a leader if given sufficient education and experience.

3. Ecological Theory. These two extreme theories above are not entirely contain the truth, then as a reaction against both theories flow to the third theory arises. Called theory of ecological theory is in essence means that a person will only be successful being a good leader if he has the leadership talent ..
• Style with Orientation Task (Task Oriented)
Managers direct and supervise subordinates in a closed session to ensure that the tasks carried out according to what he wanted.
• Style with Employee Orientation (Employee Oreinted)
The more managers motivate their subordinates than mangawasi. The group members were given the opportunity to excel and grow.


When I became a manager's leadership style that I use a style with employee orientation with this style because employees can be more developed and more highlight all the abilities that are owned and automatic when he meyukai style or way of work that he did result from the work itself also must be very good and very satisfying course for themselves to the management and companies.
The employees can be motivated and to think more kereatif and he could out of the box and mancari2 new things to support the advancement of the company where he worked.

Senin, 05 Desember 2011

tugas manajemen peran dan tanggung jawab F&B department

F&B executive manager a responsibility a make menu with executive chef, comptroller, accounting manager, because menu a first goal to building the selling or serving food or many more.
and  F&B executive manager responsibility to manage all job employe under the F&B department.
and F&B manager have a responsibility make all department that under the F&B department the example a banquet, bar, specialist restaurant, and many more.
department in F&B department make all the interesting and many people interest to come the all, how to make the people interest come the example methode the F&B manager make a marchendaising to interest guest come. and keep the reputation the restaurant with methode make a good service to guest or make a program service from the heart. and F&B  executive manager must think how full guest satisfaction.

kuliah online wewenang dan pendelegasian

1. Kesimpulan :
    Wewenang Arti Pentingnya Wewenang
Wewenang merupakan dasar untuk bertindak, berbuat, dan melakukan kegiatan/aktivitas dalam suatu perusahaan.
Tidak semua orang yang bisa melakukan wewenang dan pendelegasian hanya orang2 yang memiliki kekuasaan lah yang dapat melakukan pendelegasian wewenang. 2 hal yang berpengaruh dalam pendelegasian adalah kekuasaan dan pengaruh dimana 2 hal tersebut sangat mempengaruhi proses pendelegasian.
PENDELEGASIAN WEWENANG
      Arti Pentingnya Pendelegasian Wewenang
Dari berbagai definisi tentang pendelegasian wewenang, dapat disimpulkan, bahwa :
a.       Pendelegasian wewenang merupakan dinamika organisasi, karena dengan pendelegasian wewenang ini para bawahan mempunyai wewenang, sehingga mereka dapat mengerjakan sebagian pekerjaan delegator (pimpinan).
b.      Pendelegasian wewenang merupakan proses yang bertahap dan yang menciptakan pembagian kerja, hubungan kerja, dan adanya kerja sama dalam suatu organisasi/perusahaan.
c.       Pendelegasian wewenang dapat memperluas ruang gerak dan dan waktu seorang manajer.
d.      Pendelegasian wewenang, manajer tetap bertanggung jawab terhadap tercapainya tujuan perusahaan.
e.       Pendelegasian wewenang menjadi ikatan formal dalam suatu organisasi.


2. Kenapa Wewenang dan pengaruh sangat bepengaruh dalam  keberhasilan pelakanaan pendelagasian ?

Jawab :  wewenang dan pengaruh sangat berpengaruh dalam keberhasilan pelaksanaan pendelegasian karena ada nya kesamaan atau kesambungan dalm hal tersebut
Seperti arti dari wewenang adalah hak untuk melakukan sesuatu atau memerintah orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu agar tercapai tujuan tertentu. Dari pengertian diatas dapat di simpulkan bahwa wewenang sangat berpengaruh dalam keberhasilan pelaksanaan pendelegasian karena apabila seseorang tidak memiliki hak wewenang tentu saja dia tidak bisa mengkordinasi atau melakukan pendelegasian kepada orang lain, untuk melakukan apa perintahnya  jadi apabila seseorang tdk memiliki hak wewenang dia tidak berhak memberikan perintah kepada orang lain. Jadi factor wewenang sangat mempengaruhi pendelegasian.

Sedangkan pengertian dari pengaruh sendiri adalah suatu transaksi social dimana seseorang atau kelompok dibujuk oleh seseorang atau kelompok lain untuk melakukan kegiatan sesuai dengan harapan mereka yang mempengaruh. Dari kegiatan ini pasti ada hal saling mempengaruhi dari atasan ke bawahan atau para anggotanya untuk melakukan wewenang yang ia berikan dengan maksud untuk mencapai tujuan yang telah ia rencanakan. Dalam kegiatan tersebut pasti pengaruh pun sangat berpengaruh dalam kegiatan keberhasilan pendelegasian.

3. Apa penyebab menjadi dasar manajer melakukan pendelegasian      tugas kepada bawahan ?

Jawaban :
Pendelegasian wewenang penting dan mutlak harus dilakukan seorang manajer (pimpinan), karena :
a.       Manajemen baru dikatakan ada, jika ada pembagian wewenang dan pembagian kerja.
b.      Adanya keterbatasan (fisik, waktu, perhatian, dan pengetahuan) seorang manajer.
c.       Supaya sebagian tugas dan pekerjaan manajer dapat dikerjakan oleh para bawahannya.
d.      Merupakan kunci dinamika organisasi.
e.       Menciptakan ikatan, hubungan formal, dan kerjasama antara atasan dengan bawahan.
f.        Menciptakan terjadinya proses manajemen.
g.       Memperluas ruang gerak dan waktu seorang manajer.
h.       Membuktikan adanya pimpinan dan bawahan dalam suatu organisasi.
i.         Tanpa pendelegasian tidak akan ada pimpinan dan bawahan.


               Alasan-alasan Pendelegasian
 
1.  Pendelegasian memungkinkan manajer mencapai lebih dari bila menangani tugas sendiri
2.   Pendelegasian merupakan proses yang diperlukan agar organisasi dapat berfungsi lebih efisien
3. Pendelegasian memungkinkan manajer memusatkan tenaganya pada tugas-tugas prioritas
4.      Pendelegasian memungkinkan bawahan untuk tumbuh dan berkembang.

4. Langkah2 apa yang harus dilakukan oleh manajer sebelum     mendelegasikan tugas ?

Jawaban :

1.Mengidentifikasi hasil yang diinginkan: Anda harus merencanakan tegangan yang diinginkan. Pastikan apa yang Anda ingin mendapatkan dilakukan melalui orang lain. Anda harus jelas dan menjelaskan hasil yang Anda inginkan untuk mendelegasikan.
2.Putuskan pedoman dan standar: Kedua, Anda harus mengatur beberapa standar dan rencana urutan kerja. Ini harus dikomunikasikan dengan benar untuk mendelegasikan Anda. Jawaban semua nya / pertanyaan dan keraguan dan pastikan dia memahami mereka secara menyeluruh.
3.Tentukan sumber daya: Ini adalah tugas Anda untuk mendidik mendelegasikan Anda tentang sumber daya yang tersedia dan anggaran, di mana ia harus berfungsi.
4.Yakinkan penghargaan dan konsekuensi: Aturan keempat adalah mengikuti aspek logis dari pikiran individu. Orang akan mengambil minat lebih dalam pekerjaan hanya jika mereka yakin bahwa pekerjaan mereka akan dihargai dan dihargai tepat. Oleh karena itu, menginformasikan bawahan Anda yang bekerja baik akan membawa manfaat yang memadai dan sebaliknya.
5.Biarkan mereka berlatih: Langkah kelima melibatkan delegasi yang Anda berikan Anda waktu yang tepat untuk berlatih. Awalnya mereka mungkin melakukan kesalahan. Namun, Anda dapat membimbing mereka dengan memberikan umpan balik. Ingat bahwa praktek hanya bisa membuat seorang pria sempurna.
6.Mempercayakan tanggung jawab total: Sebagai aturan keenam Anda sekarang harus serah terima tanggung jawab penuh untuk mendelegasikan setelah dia siap untuk mengambil alih pekerjaan. Beri dia / total kebebasan nya untuk merencanakan studinya tindakan dan membiarkan mereka untuk mengatur keahlian mereka ke dalam gerak.
7.Memantau perkembangan mereka: dan terakhir aturan ketujuh adalah bahwa Anda harus memantau kerja yang dilakukan oleh delegasi. Anda harus memperbaiki jadwal pelaporan berkala dan mendiskusikan kemajuan pekerjaan. Dengan demikian, Anda dapat memastikan bahwa delegasi Anda berjalan di arah yang benar dan mampu meluruskan kesalahan jika ada.
8.Delegasi harus selalu untuk pengembangan serba semua orang yang terkait dengan perusahaan. Seorang supervisor yang sukses karena itu harus tahu bagaimana mendelegasikan efisien. Dengan menggunakan tips ini disarankan dijamin untuk memimpin Anda ke arah delegasi sukses.


Berikut ini beberapa kiat pendelegasian secara efektif:
1.     Tahan ego anda.

Hindari bangga dengan diri sendiri. Jangan katakan pada diri sendiri bahwa tak seorang pun mengerjakan segala sesuatu sebaik anda dan tidak ada orang yang bekerja lebih keras atau lama dibandingkan anda. Sebenarnya di luar sana ada banyak orang yang lebih tahu daripada anda.
2.     Serahkan tugas secara bertahap.
Jangan terburu-buru untuk mendelegasikannya. Meski anda memiliki staf yang siap menanggung beban kerja, menyerahkan seluruh tugas secara sekaligus tidak akan membuahkan hasil. Tugas-tugas yang ada harus diserahkan secara bertahap, sehingga baik anda maupun rekan anda dapat saling menyesuaikan diri terhadap peran-peran baru.
3.     Jangan suka “memilih-milih”
Pilihlah rekan kerja yang memiliki kemampuan untuk menyelesaikan tugas, dan bukanlah (semata-mata) seorang teman akrab atau pegawai yang disukai.
4.     Perjelas maksud anda.
Komunikasikan harapan-harapan dan tujuan-tujuan anda terhadap rekan bawahan. Jelaskan apa saja yang diperlukan untuk menyelesaikannya, namun jangan memberikan instruksi yang mendetil tentang cara pengerjaannya.
5.     Buat satu prosedur untuk meninjau hasil-hasilnya.
Anda dapat memilih untuk meninjau kemajuan saat sarapan pagi di kantor sekali seminggu atau dalam sebuah laporan formal bulanan. Tetaplah konsisten dengan prosedur tersebut sesudah anda menciptakannya.
6.     Mintalah masukan-masukan.
Dapatkan saran dari rekan bawahan, demikian pula ide-ide dia tentang cara pencapaian tujuan bisnis yang diinginkan – dari sini anda bisa mempelajarinya.
7.     Perkenalkan secara formal wakil/deputi anda ke pegawai lainnya.
Biarkan semua orang di departemen anda mengenal wakil/deputi yang akan mengemban tugas anda, dan jelaskan apa saja yang dia akan kerjakan.
8.     Jangan memberikan tugas, kemudian mengambilnya kembali.
Tetaplah konsisten mengenai otoritas yang anda delegasikan.
9.     Jangan mengkritik di tengah kerumunan orang banyak.
Berikan kritik secara empat mata, pertemuan pribadi antara dua orang untuk memberikan umpan balik. Lalu tawarkan cara tertentu yang lebih “positif” untuk membenahi masalah yang muncul. Jangan sekedar memasukkan ke dalam daftar orang-orang yang selama ini telah mengecewakan anda.
10. Jangan “melempar” tugas, namun delegasikanlah.
Don Dymer, mantan inspektur polisi Scotland Yard, yang memiliki bisnis perekrutan tenaga kerja, mengatakan “Anda harus menguatkan orang-orang dan memberikan mereka status. Anda tidak bisa sekedar melempar tugas ke orang-orang dengan sikap seolah-olah anda tidak ingin terganggu dengan adanya tugas tersebut, sehingga anda menyuruh orang lain mengerjakannya”
11. Delegasikan namun atur juga prioritasnya.
Departeman-departemen yang berkembang pesat seringkali sedemikian terfokus pada penanganan berbagai tanggungjawab baru yang tidak ada seorangpun saat itu yang sedang bertugas mengerjakannya. Aturlah misi dan agenda untuk departemen anda dan jagalah semuanya tetap pada jalurnya. Cuma kebijakan pendelegasian kerja yang dapat mewujudkannya.